Padang (Unand) – Acara konferensi keperawatan internasional pertama di lingkungan Universitas Andalas yang dinamakan the 1st Andalas International Nursing Conference (AINiC) 2017 pada Senin (25/9) di Hotel Inna Muara Padang.

AINiC 2017 diadakan  selama tiga hari mulai dari 25 – 27 September 2017 dengan menghadirkan berbagai pembicara skala nasional dan internasional

Dalam penyelenggaraan pertama konferensi ini mengusung tema “Strengthening Research Capacity and Disseminating New Finding in Nursing and Public Health”.

Diungkapkannya konferensi internasional ini bertujuan untuk memberikan dampak positif terhadap perkembangan layanan kesehatan melalui pemaparan berbagai hasil penelitian keperawatan skala internasional, nasional dan lokal Sumatera Barat.

Pemaparan publikasi internasional dari riset-riset yang telah dilakukan baik oleh perawat profesional ataupun kalangan akademis dapat memberikan dampak positif terhadap perkembangan layanan.

Diharapkannya kedua sektor tersebut dalam saling berbagi tentang good case practice tentang perkembangan keperawatan saat ini di tempat mereka masing-masing.

“Melalui penyelenggaraan the 1st Andalas International Nursing Conference ini memiliki tujuan untuk memajukan penelitian keperawatan di Indonesia.

Program ini memfasilitasi para peneliti untuk membawa penelitian mereka dibahas secara komprehensif yang pada akhirnya dari proses berbagi ini dapat memberikan dampak positif untuk memajukan layanan keperawatan.

Konferensi ini diikuti oleh 82 peneliti yang berasal 4 negara (Australia, Malaysia, Thailand, Indonesia) dan 15 provinsi di Indonesia.

Selain itu konferensi ini juga menghadirkan pembicara berstandar internasional yang memiliki kepakaran di lintas bidang ilmu keperawatan dan kesehatan masyarakat serta penelitian yang siap berbagi untuk memajukan penelitian serta layanan keperawatan yang berasal dari Australia, Thailand, Malaysia dan Indonesia.

Disamping itu, penyelenggaraan AINiC 2017 ini juga bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada peneliti Indonesia, khususnya Sumatera Barat dalam memperluas jaringan mereka agar lebih bisa dikenal di dunia internasional.

Setiap hasil penelitian yang dipublikasikan pada acara ini akan dimasukkan kedalam Indexing Services Institution seperti Thomson Reuters, Scopus, Google Scholar, dan Clarivate Analytics yang berarti setiap penelitian ini dapat diakses dari seluru dunia dimana dampak yang diharapkan setiap penelitian akan terus berkembang. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya dalam meningkatkan publikasi dosen dan peneliti di level internasional.