Silaturahmi BPH UMRI dengan selurun Dosen dan karyawan UMRI di aula UMRI kampus 1, hari Selasa jam 09.00 wib s.d 12.00 wib. Pada Kegiatan tersebut dihadiri oleh ketua BPH UMRi (Pak Yusman Yusuf), Pak Saidul Amin dan Pak Syamsu Duha serta seluruh Dosen dan karyawan UMRI.

Pada kegiatan ini disampaikan bahwa Milad Muhammadiyah ke 108 H akan diadakan di kampus Universitas Muhammadiyah Riau, yang merupakan satu-satunya amal usaha PW Muhammadiyah Riau, acara puncak milad dilakukan pada hari Ahad tanggal 12 November 2017.

catatan yang dapat diuraikan sebagai hasil notulensi kegiatan silaturahmi ini antara lain:

  1. Syamsu Duha (Mantan Dekan Fakultas Komputer UMRI): Anggota BPH-UMRI
  • Misi dakwah di UMRI: lulusan / sarjana di UMRI harus meiliki kerangka berfikir islami dengan membentuk kelompok-kelompok belajar Al Islam Kemuhammadiyahan sebagai contoh Asosiasi Masjid Kampus Indonesia (AMKI) dengan program shalt subuh berjamaah dan yang memberikan tausiah adalah Rektor.
  • Pimpinan UMRI, dosen, karyawan dan mahasiswa memiliki 1 kerangka berfikir yang sama yaitu Islami
  • Membangun karakter pola berfikir civitas akademika UMRI: aqidah yang lurus, perilaku yang shaleh
  • Jangan sampai UMRI melahirkan sarjana -sarjana liberal, sekuler apalagi sarjana Syi’ah

2. Saidul Amin : Wakil BPH-UMRI

  • Tugas BPH UMRI; mengangkat dan memberhentikan dosen dan karyawan UMRI
  • Seluruh civitas akademika UMRI harus memiliki rasa kebanggaan yang sama terhadap UMRI sebagai tempat bekerja, hal ini harus dimiliki oleh seluruh lini/elemen dan unit. one for all, all for one, ummatan wahidah.
  • UMRi dapat maju dengan didukung bersama- sama, seluruh lini harus bekerjasama dengan memiliki rasa kebersamaan
  • Tali perekat di Muhammadiyah: Islam dan kemuhammadiyahan
  • Apapun bentuk pemilihan di UMRI harus mengedepankan keislaman bukan karna suku budaya
  • Ruh keislaman dan kemuhammadiyahan , transformasi nilai-nilai keislaman
  • Integrasikan Islam pada seluruh Ilmu yang diajarkan kepada mahasiswa sesuai dengan latar belakakng ilmu masing-masing
  • Dosen : mubaligh muhammadiyah, ajarkan tauhid pada mahasiswa UMRI
  • Pengajian -pengajian keislaman harus ditekankan
  • Sebagai syarat utama sebagai pimpinan: pandai mengaji dan pandai sebagai mubaligh untuk jabatan Rektor, Dekan, Ka. Prodi, dll
  • Jadikan Muhammadiyah sebagai kebanggaan
  • Evaluasi: Program LSIK belum terlaksana dengan baik, tidak berjalan secara masif jadi harus dirtingkatkan ke depan
  • Pahami slogan yang ada: “jangan mencari hidup di Muhammadiyah, akan tetapi hidup-hidupilah Muhammadiyah”. Muhammadiyah meiliki tujuan menjadikan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya
  • Etos kerja: bekerja secara bersungguh-sungguh: zakat penghasilan 2,5% dari pemasukan harus dikeluarkan untuk menunjang kegiatan di Muhammadiyah.