Cinta Dunia dan Takut Mati

Evaluasi diri memasuki Ramadhan 2018/1439

Renungan hari ini dan evaluasi diri memasuki Ramadhan tahun 2018M/1439H . Ustads Drs. Azwir Muin Domo menyampaikan bahwa orang beriman seperti ikan di dalam air, apabila air bersih maka ikan akan tenang, apabila air kotor maka ikan tidak akan tenang. Orang yang beriman berada di lingkungan yang baik akan merasa tenang dan nyaman dalam kehidupannya, sedangkan apabila orang beriman berada di lingkungan yang tidak baik maka ia tidak akan tenang menjalani kehidupannya.

Barometer umat islam adalah Mesjid; yang menjadi sentarl semua kegiatan termasuk pembahasan tentang dunia, politik, dll. Surat Ali Imran ayat 110 : Allah SWT menyebut nabi Muhammad SAW dan para Sahabat merupakan khairu Ummah, Pengakuan Allah SWT mereka merupakan sebaik – baik umat, hal ini diakui juga oleh non muslim. Khairu Ummah karena mengikuti Alqur’an dan sunnah maka mereka menjadi umat yang hebat. namun saat ini renungkanlah apakah kita termasuk Khairu ummah? dalam bidang Pendidikan? dalam bidang Politik?

Nabi Muhammad SAW dan sahabat (khairu Ummah) karena:

Islam, Faqih terhadap Islam : berilmu dan beramal; berilmu yang diamalkan dan beramal yang berdasarkan ilmu. saat ini mulai tergerus dan hilang karena kekayaan dan kekuasaan. Beramal tapi tidak ada dasar ilmu ibarat orang dzalim, dan berilmu tapi tidak diamalkan merupakan sombong. saat ini banyak Profesor/ Doktor di bidang Pertanian akan tetapi tidak memiliki kebun atau sawah. Ahli di bidang Perternakan akan tetapi tidak memiliki ternak, ahli di bidang ekonomi akan tetapi tidak memahami ekonomi Islam. ummat islam saat ini belum Khairu ummah karena tidak faqih terhadap agama islam.

Hargai rekan – rekan yang mengikuti sunnah Nabi Muhammad SAW.

Zikir yang banyak; rutinkan sebelum tidur

Jaga Wudhu, perhatikan air wudhu (warna, bau rasa); saat wudhu dengan mencuci tangan kita dapat melihat warna air, dengan membersihkan hidung kita dapat mencium bau airnya, dengan berkumur-kumur kita dapat merasakan airnya.

Bentuk empati dengan selalu menyalami saudara seiman, sentuhan kulit saat salaman menimbulkan empati, kaki yang bersentuhan saat shalat berjamaah dapat meningkatkan empati sesama umat muslim. empati umat islam harus dipupuk.

Jaga Kedamaian; Damai itu lebih baik dan mediasi itu lebih baik

Perusahaan besar yang ada saat ini karena dipimpin dengan kecerdasan emosional (hal ini dibentuk oleh rukun iman dan rukun islam):

  1. Mau menerima kritikan dengan baik tidak emosional, contoh : mahasiswa memberikan masukan, ditelaah dan diterima dengan baik, tidak emosional/egois terhadap masukan yang diberikan
  2. Benahi diri sendiri terlebih dahulu, baru membenahi orang lain

Banyak negara negara non muslim yang mengamalkan ilmu Islam namun tidak memiliki dasar Agama Islam; negaranya lebih maju, tetapi tetap bukan khairu ummah karena belum beragama Islam. Dunia memang dekat dan hanya dalam jangka waktu yang sangat pendek, sedangkan akhirat dalam jangka waktu yang sangat panjang dan abadi. Kekuasaan, kekayaan apabla digunakan untuk kemaksiatan(menunjukkan kecintaan terhadap dunia), tetapi apabila digunakan untuk kebaikan (menunjukkan kecintaan pada akhirat)

Created by Ns. Isnaniar, S.Kep,M.Kep