HARAP DAN TAKUT KEPADA ALLAH SWT

Pengajian yang disampaikan oleh Zulkifli Rais tentang Harap dan takut kepada Allah SWT

“Jangan kamu sujud ke mesjid di atas kuburan”, makna kata ini yang dilarang adalah sujud menghadap ke kuburan yang ada di sekitar mesjid, akan tetapi sujudlah menghadap kiblat dan sujud hanya kepada Allah SWT.

Harapan (roja’); berharap. Harapan hamba kepada Allah SWT atas segala sesuatu keinginannya:

  1. Harapan terhadap nikmat dan rahmat Allah SWT, seluruh ummat manusia mendapat nikmat dan rahmat Allah SWT (baik muslim ataupun non muslim). Rahim Allah SWT hanya untuk umat muslim yang taat saja (sayang Allah), kedekatan dengan Allah SWT mendapatkan reward surga Allah di akhirat.
  2. Harapan hamba untuk mendapatkan ampunan Alah SWT; berharap ampunan dosa dari Allah dan hanya kepada Allah SWT. Nabi Muhammad SAW seorang Maksum (terjaga dari kesalahan dan dosa) tetapi selalu beristighfar (berharap ampunan kepada Allah SWT). Beliau memberikan ilmu dan pengajaran kepada umat muslim (hikmah bagi umat manusia).

Takut (khaufun); takut atas siksaan Allah. Dahulukan roja’ (harapan), baru kemudian khauf (takut) kepada Allah SWT.

  1. Takut terhadap musibah dari Allah SWT; musibah akan diturunkan Allah tidak hanya pada orang yang maksiat saja akan tetapi diturunkan kepada se;uruh orang yang berada di wilayah dekat dengan orang yang berbuat maksiat
  2. Takut terhadap azab murka Allah SWT ; azab/murka Allah SWT diberikan kepada orang yang tidak bersyukur kepada Allah SWT. Orang yang berbuat Riba sama dengan mengajak Allah untuk berperang

Takut kepada Allah SWT harus dibuktikan. Takut kepada selain Allah seperti terhadap sesuatu, terhadap manusia yang daat dicegah/ dielakkan tidak diperbolehkan.

Beribadahlah kepada Allah seakan – akan ia merasa selalu dilihat (merasa diawasi) oleh Allah SWT, sehingga jauh dari maksiat karena merasa selalu diawasi (muraqabah) dan tidak sedetikpun melakukan maksiat, harus dibiasakan sehingga menjadi budaya/kebiasaan dalam aktivitas sehari-hari

Created by Ns. Isnaniar, S.Kep,M.Kep